Selasa, 25 November 2014

Mimpi mimpi dalam kegelapan # part 1

kring... kring... kring...
suara telepon gengam tanda ada telepon masuk. " Hallo... " tanya suara di balik telepon gengam tersebut, namun tak ada jawab. " apa benar ini dengan Bapak Yuda? " .... " ya benar, ini siapa? " tanya bapak yuda. " iya benar" jawabnya.. " kami dari rumah sakit, ingin menanyakan apa benar Ibu yunna ariyanti saudara bapak? " .... " ya benar, beliau adalah ibu saya. ada apa ya bu? " tanya dengan nada cemas, " tolong anda datang secepatnya ke rumah sakit Rama Kasih, ibu anda mengalami kecelakaan lalu lintas"   hening sejenak... dan kemudian terputus begitu saja...
setibanya di rumah sakit yuda begitu terkejut melihat keadaan ibunya yang tercinta telah tidak bernyawa.. "IBU... IIIIIBBBBUUUU,, jangan pergi"

                                                                  ****
srekk,, suara gorden dibuka. dan sinar matahari yang mulai meninggi menyinari sebagian ruangan kecil yang pengap dengan lampu berkisaran hanya 5watt saja, di penjuru kamar terdapat tumpukan buku yang tak pernah tersentuh kembali setelah beberapa lama disimpan, tempat tidur yang sepertinya tidak pernah dirapikan bahkan tidak terkena sinar matahari, di antara jendela yang kecil dan tempat tidur usang terdapat sebuah meja sederhana yang diatasnya hanya terdapat foto keluarga serta minuman.
" bangun nak... " suara lembut membangunkan yuda yang tengah tertidur lelap... "hari mulai siang nak apa kau tidak ingin merasakan hangatnya sinar matahari? "
" berisik kau... aku tengah tidur lelap, kau tau aku baru saja tertidur" ucapnya sambil membalikkan badan..
ibu hanya menghela napas sambil mengusap dada dan pergi meninggalkan yuda. " meski kau bukan anak kandung ku nak, tapi aku menyayangimu seperti layaknya ibu kandung mencintai anaknya, begitupun almahum suami ku" 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar